SMK NEGERI 1 BANGIL

Kerjasama dan sinkronisasi kurikulum Teknik Mekatronika dengan Komunitas Kampung Robot

Oktober 14, 2026
Kerjasama dan sinkronisasi kurikulum Teknik Mekatronika dengan Komunitas Kampung Robot

 


Dunia pendidikan vokasi dan teknik saat ini dituntut untuk bergerak lebih dinamis, seirama dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat. Kurikulum di atas kertas saja tidak lagi cukup untuk membekali siswa menghadapi tantangan industri nyata.

Di sinilah pentingnya kolaborasi lintas sektor, salah satunya melalui kerja sama strategis antara institusi pendidikan jurusan Teknik Mekatronika dengan Komunita Kampung Robot. Bapak Arief A. Yudanarko merupakan pimpinan dari komunitas ini. Beliau adalah penggiat robotika di Indonesia yang sudah banyak dikenal oleh banyak orang karena reputasi dibidang Robotik. Selain menjadi penggiat robot, beliau juga sering menjadi dewan juri dari lomba LKS mobile robotik dari tingkat kabupaten hingga komptensi tingkat nasional.

Kegiatan sinkronisasi kurikulum ini melibatkan guru-guru pengajar di jurusan Teknik Mekatronika. kegiatan dimulai dengan membedah kurikulum dari pemerintah yang telah baku yang kemudian dirumuskan bentuk project yang bisa diberikan ke siswa saat kegiatan pembelajaran di jurusan Teknik Mekatronika. 


Sertifikasi Kompetensi oleh PT FESTO Indonesia dan PT Panca Anugerah SAkti

Oktober 06, 2026
Sertifikasi Kompetensi oleh PT FESTO Indonesia dan PT Panca Anugerah SAkti



 

Tahun 2026 kompetensi keahlian Teknik Elektronika kembali menjalin kerjasama dengan PT Festo melalui PT Panca Anugerah Sakti mengadakan uji Sertifikasi Kompetensi bagi siswa-siswi SMK N  1 Bangil. Materi uji serkom kali ini adalah materi tentang Elektropneumatik. Elektropneumatik adalah materi penting yang harus dikuasai oleh siswa di konsetrasi keahlian teknik mekatronika. Elektropneumatik merupakan salah satu bidang ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan udara bertekanan untuk melakukan berbagai macam kendali dalam sebuah sistem otomasi industri. Salah satu kelebihan dari SMK N 1 Bangil saat ini telah memiliki 4 set trainer elektropneumatik Festo. Uji Sertifikasi Kompetensi diikuti oleh 40 Siswa di kompetensi keahlian Teknik Elektronika. Dengan dukungan fasilitas trainer elektropneumatik yang sudah dimiliki oleh SMK N 1 Bangil, mempermudah dalam pelaksanaan uji Serkom. Uji Serkom berlangsung dengan lancar dan alhamdulillah seluruh asesi bisa lulus ujian dan kompeten. 

Menduduki peringkat rangking 4 LKS Mechatronic Dikmen Jatim tahun 2025

Mei 07, 2025
Menduduki peringkat rangking 4 LKS Mechatronic Dikmen Jatim tahun 2025

 

Muhammad Fadholi dan Lukman Hakim sebagai competitor dalam ajang LKS Dikmen Jatim tahun 2025 Bidang Lomba Mechatronic berhasil menyabet peringkat 4. Hasil ini memang masih diluar target, yang mana pembimbing LKS menargetkan masuk 3 besar. Namun hasil lomba ini patut disyukuri lantaran tingkat kesulitan soal task project yang diberikan oleh dewan juri, diakui naik 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Task project pada lomba LKS Mechatronic kali ini dibagi menjadi 6 bagian, yakni merakit elektropneumatik, mendesain rangkaian elektropneumatik, kontrol elektropneumatik dengan PLC, kontrol elektropenumatik dengan PLC HMI, serta task project MPS yang dibagi menjadi 2 task. Hal yang menjadi kejutan pada soal tahun ini adalah berubahnya MPS yang dipakai. Jika di tahun-tahun sebelumnya MPS yang dipakai adalah distributing station, namun kali ini adalah MPS distributing yang dikombinasikan dengan sorting station. Hal inilah yang tentunya menjadi tantangan bagi semua peserta LKS Mechatronic dikmen Jatim. 

peringkat 4 besar untuk perolehan hasil lomba LKS Mechatronic Dikmen Jatim tahun 2025 adalah sebagai berikut :

1. SMK N 1 Jenangan
2. SMK N 8 Malang
3. SMK N 2 Bojonegoro
4. SMK N 1 Bangil

Peringak SMK N 1 Bangil, terpaut nilai sangat tipis dengan peringkat 3 hanya terpaut nilai poin 0.7 dari skala 100. Tentu ini menjadi bahan evaluasi kedepan untuk kemajuan LKS bidang Mechatronic SMK N 1 Bangil. 



Program Outseal Lampu Fliip Flop (2 Lampu Nyala Bergantian)

Februari 09, 2025
Program Outseal Lampu Fliip Flop (2 Lampu Nyala Bergantian)

Teknik Mekatronika kembali menyabet beberapa penghargaan dalam EXPOSAINTEK Umsida 2024

Mei 13, 2024
Teknik Mekatronika kembali menyabet beberapa penghargaan dalam EXPOSAINTEK Umsida 2024

 
Selamat kepada Tim dari jurusan Teknik Mekatronika yang telah berhasil menjuari beberapa perlombaan dalam acara Expo Saintek yang diadakan oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo tanggal 1 Mei 2024. Berikut ini rincian hasil perlombaan yang didapatkan 

Hasil lomba umsida EXPOSAINTEK UMSIDA TINGKAT NASIONAL 2024 #4 :

 LOMBA MINIATUR BANGUNAN TAHAN GEMPA  :
1. JUARA 1,  SMK N 1 Bangil (Reno Andrean satria utama, Muhamad nur Alif, Hilmi Ramadhan) - X Meka
2. JUARA 2, SMK N 1 Bangil (Agung Kurniawan, Sofyan Nur Hidayah, Malikil Fahmi) XII Meka
3. JUARA 3, SMK N 1 Bangil (M. Fadholi, M. Zahir, Lukma Hakim) - XI Meka

Lomba CAD COMPETITION

 1. JUARA 3, SMK N 1 Bangil   (Bella Amrita, Iqbal Qhafidz)-  XII Meka
2. JUARA HARAPAN 1, SMK N 1 Bangil (Jhefika Maulidia Putri, Nadhita Eka Maulidyya)-X Meka

Lomba SUMOBOT tingkat SMK

1. JUARA 3, SMK N 1 Bangil (Gilang Al Reza - XTE2, Bagus Rasya Pambudi X TE3)


Pembimbing :
1 AHMAD BURHANUDIN, S.Pd
2. HAMDAN RIZQI, S.T.
3. ZAINAL ARIFIN, S.Pd


Pengertian dan Jenis-Jenis PCB (Printed Circuit Board)

Agustus 30, 2021
Pengertian dan Jenis-Jenis PCB (Printed Circuit Board)

 

Pengertian PCB (Printed Circuit Board) dan Jenis-jenis PCB – PCB adalah singkatan dari Printed Circuit Board yang dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi Papan Rangkaian Cetak atau Papan Sirkuit Cetak. Seperti namanya yaitu Papan Rangkaian Tercetak (Printed Circuit Board), PCB adalah Papan yang digunakan untuk menghubungkan komponen-komponen Elektronika dengan lapisan jalur konduktornya.

PCB ditemukan oleh seorang ilmuwan Austria yang bernama Paul Eisler pada tahun 1936. Paul Eisler menggunakan PCB pertama kalinya di sebuah rangkaian Radio. Kemudian pada tahun 1943, Amerika Serikat mulai memanfaatkan teknologi PCB ini pada Radio Militer dalam skala yang lebih besar. Tiga tahun setelah perang dunia kedua yaitu pada tahun 1948, PCB mulai digunakan untuk produk-produk komersil oleh perusahaan-perusahaan Amerika Serikat.

Lapisan PCB dan Bahan-bahannya

Secara struktur, PCB seperti kue lapis yang terdiri dari beberapa lapisan dan dilaminasi menjadi satu kesatuan yang disebut dengan PCB. Ada PCB yang berlapis satu lapisan tembaga (Single Sided), ada juga yang berlapis dua lapisan tembaga (double sided) dan ada juga PCB yang memiliki beberapa lapisan tembaga atau sering disebut dengan Multilayer PCB.

Berikut ini adalah struktur dan komposisi standar dari PCB (Printed Circuit Board).

Lapisan-lapisan PCB

Substrat (Lapisan Landasan)

Lapisan dasar (landasan) PCB biasanya disebut dengan Substrat. Bahan Substrat yang paling umum digunakan adalah FR2 dan FR4. FR2 atau Flame Resistant 2 adalah kertas bonding resin sintetis (synthetic resin bonded paper) yaitu bahan komposit yang terbuat dari kertas yang diresapi dengan resin plastik formaldehida fenol (plasticized phenol formaldehyde resin). Sedangkan FR4 atau Flame Resistant 4 adalah anyaman Fiberglas yang dilapisi dengan resin epoksi (epoxy resin). FR4 memiliki daya serap air yang rendah, properti isolasi yang bagus serta tahan suhu panas hingga 140 derajat celcius. Namun, PCB yang berbahan FR4 lebih mahal jika dibandingkan dengan PCB yang berbahan FR2.

Tembaga (Copper)

Lapisan PCB berikutnya adalah lapisan tembaga tipis yang dilaminasi ke lapisan substrat dengan suhu tinggi tertentu dan perekat. Tergantung pada jenis PCB-nya, lapisan tembaga tipis ini hanya akan dilapisi pada satu sisi substrat untuk jenis Single Sided PCB. Sedangkan Double Sided PCB terdapat lapisan tembaga tipis di dua sisi Substrat. Seiring dengan perkembangan Teknologi manufakturing PCB saat ini, PCB telah dapat dibuat hingga 16 lapisan atau bahkan lebih dari 16 lapisan tergantung pada perancangan PCB dan rangkaian yang diinginkan.

Soldermask

Soldermask adalah lapisan diatas lapisan tembaga yang berfungsi melindungi tembaga atau jalur konduktor dari hubungan atau kontak yang tidak disengaja. Lapisan soldermask ini hanya terdapat pada bagian-bagian PCB yang tidak disolder, sedangkan bagian yang akan disolder tidak ditutupi oleh lapisan soldermask. Lapisan soldermask ini juga dapat membantu para pengguna PCB untuk menyolder tepat pada tempatnya sehingga mencegah solder short (hubung singkat solder). Lapisan soldermask ini biasanya berwarna hijau, namun ada juga yang berwarna lain seperti warna biru dan merah.

Silkscreen

Lapisan setelah soldermask adalah lapisan silkscreen yang biasanya berwarna putih atau hitam. Namun ada juga silkscreen yang berwarna lain seperti warna abu-abu, warna merah dan bahkan ada berwarna kuning keemasan. Silkscreen merupakan cetakan huruf, angka dan simbol pada PCB. Silkscreen ini berfungsi sebagai tanda atau indikator untuk komponen-komponen elektronika pada PCB sehingga mempermudah orang dalam merakitnya.

 

Jenis-jenis PCB (Printed Circuit Board)

PCB atau Printed Circuit Board pada umumnya dapat dibagi menjadi dua kategori jenis yaitu jenis PCB yang berdasarkan jumlah lapisannya dan jenis PCB yang berdasarkan Fleksibilitasnya.

Jenis-jenis PCB berdasarkan Jumlah Lapisannya

Berdasarkan jumlah lapisannya, PCB dapat dibagi menjadi Single Sided PCB, Double Sided PCB dan Multilayer PCB. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan jumlah lapisannya.

Single Sided PCB

Single Sided PCB atau Papan Rangkaian Cetak satu sisi adalah jenis PCB yang hanya terdiri dari satu lapisan tembaga yang tertempel di satu sisi substrat PCB. PCB jenis ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang sederhana dan biaya produksinya juga relatif lebih murah.

Double Sided PCB

Double Sided PCB atau Papan Rangkaian Cetak dua sisi adalah jenis PCB yang terdiri dari dua lapisan tembaga. Lapisan Tembaga tersebut tertempel di kedua sisi substrat PCB. Lubang pada PCB double sided PCB juga berfungsi sebagai jalur penghubung antar satu lapisan tembaga di satu sisi dengan lapisan tembaga di sisi lainnya.

Multilayer PCB

Multilayer PCB adalah jenis PCB yang terdiri dari beberapa lapisan substrat dan lapisan tembaga yang dipisahkan oleh lapisan insulator. Multilayer PCB ini biasanya digunakan pada rangkaian elektronik yang kompleks. Umumnya terdiri dari 4 lapisan, 6 lapisan, 8 lapisan, 10 lapisan hingga 16 lapisan.

 

PCB Matrik Strip Board

PCB matrik strip board merupakan PCB yang memiliki 1 sisi tembaga dan memiliki lubang-lubang dengan ukuran normal 0,8 – 1 mm. PCB jenis ini biasanya disebut dengan prototype board. Untuk praktek dan rangkaian sederhana yang membutuhkan kecepatan persiapan board PCB, jenis ini adalah solusinya. Cukup dengan memasukkan kaki – kaki komponen ke dalam lobang – lobang dan menyambung jalur – jalurnya dengan penyolderan.

Jenis-jenis PCB berdasarkan Fleksibilitasnya

Selain jumlah lapisan, PCB juga dapat dibedakan berdasarkan fleksibilitasnya. Berikut ini adalah jenis-jenis PCB berdasarkan fleksibilitasnya.

Pengertian PCB dan jenis-jenisnya

Rigid PCB

Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, Rigid berarti Kaku. Jadi yang dimaksud dengan Rigid PCB adalah Papan Rangkaian Cetak yang Kaku dan tidak dapat dilipat atau tidak Fleksibel. Rigid PCB terbuat dari bahan substrat yang padat dan kaku seperti fiberglass sehingga memang sengaja dibuat untuk tidak dapat dilipat atau dibengkokkan.

Flex PCB

Flex PCB atau Flexible PCB adalah PCB yang substrat-nya terbuat dari bahan plastik yang fleksibel. Bahan dasar ini memungkinkan PCB dibengkokkan tanpa merusak rangkaian yang ada pada PCB tersebut.

Rigid-Flex PCB

Rigid-Flex PCB merupakan gabungan dari teknologi Rigid PCB dan Flex PCB yaitu terdiri dari Rigid PCB dan Flex PCB. Umumnya, Rigid PCB dihubungkan dengan Flex PCB.

 

Konsep Dasar PCB

Printed Circuit Board ( PCB ) adalah sebuah papan rangkaian yang terbuat dari bahan ebonit ( Pertinax ) atau fiber glass dimana salah satu sisi permukaannya dilapisi dengan tembaga tipis. Jenis ini umumnya disebut single side karena hanya memiliki satu permukaan yang berlapiskan tembaga. Sedangkan PCB yang kedua sisinya digunakan untuk pembuatan rangkaian yang bersifat kompleks dan rumit, sehingga kedua bagian sisinya dapat difungsikan sebagai jalur – jalur pengawatan, PCB ini juga berfungsi sebagai dudukan komponen – komponen.

Pada saat rangkaian dihubungkan dengan umber tegangan, maka jalur – jalur pengawatan pada PCB ini akan berfungsi sebagai penghantar arus listrik. Jalur–jalur pengawatan tersebut akan menghubungkan satu komponen dengan komponen yang lain secara terpadu, sehingga berbentuk suatu rangkaian elektronik. Dengan menggunakan PCB didalam perakitan – perkitan peralatan elektronik, diperoleh keuntungan antara lain :

  • Mudah mencari kerusakan, jika alat tersebut mengalami gangguan.
  • Dapat dibuat peralatan elektronik yang semakin kecil, karana tempat dudukan komponen dapat dipersempit.
  • Sedikit menggunakan kabel.
  • Pada peralatan yang bekerja dengan frekwensi tinggi dapat dicegah terjadinya frekwensi liar.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merencanakan PCB yaitu :

  • Lebar Jalur Rangkaian
    Lebar jalur yang baik dalam merencanakan PCB adalah lebar jalur yang sesuai dengan arus yang akan mengalir pada jalur PCB tersebut.
  • Jarak Jalur
    Jarak jalur pada PCB disesuaikan dengan besar tegangan yang akan bekerja pada PCB tersebut.
  • Ukuran Mata Donut/Pad
    Dalam perencanakan PCB ukuran Donut yaitu dua sampai tiga kali ukuran mata bor yang akan digunakan, misalnya ukuran mata bor yang akan digunakan adalah 1 mm, maka ukuran Donutnya 2 – 3 mm ( 0,08 – 0,012 inch ).
  • Ukuran Mata Bor
    Ukuran mata bor yang digunakan dalam pembuatan PCB disesuaikan dengan komponen yang akan digunakan.
  • Dimensi Komponen
    Dimensi komponen atau bentuk komponen sangat menentukan penataan tampak atas dan penataan tampak bawah dari PCB yang akan direncanakan. Demikian pula jarak antara kaki komponen sangat menentukan jarak antara donutnya atau pad.
  • Bentuk Jalur
    Dalam merencanakan PCB bentuk jalur yang akan digunakan atau digambar pada PCB sangat penting untuk diperhatikan, berikut ini adalah contoh bentuk jalur yang dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk digunakan pada perencanaan PCB.