SMK NEGERI 1 BANGIL

Uji LSP Teknik Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil

April 01, 2021
Uji LSP Teknik Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil



    Pelaksanaan Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) kelas XII SMK Negeri 1 Bangil  kompetensi keahlian Teknik Mekatornika yang menggandeng Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dilaksanakan  pada tanggal 1 April 2021 sampai dengan 17 April 2021, bertempat di Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil .

    Pelaksanaan UKK dengan menggandeng lembaga sertifikasi profesi ini sangat menguntungkan. Disamping siswa bisa mendapatkan sertfikat profesi dari BNSP, siswa juga bisa lebih bertanggung jawab untuk berbagai proses yang dilaksanakan sebelum ujian.

    Sebelumnya, siswa perserta ujian LSP ini sudah mendaftarkan diri kantor LSP SMK Negeri 1 Bangil  dengan mengisi formulir APL 01 dan APL 02.

    Setelah disetujui oleh pihak LSP, siswa-siswi melengkapi berkas persyaratan ujian kemudian pihak LSP membuat jadwal ujian. 

    Pada Uji LSP kali ini kompetensi keahlian teknik meaktronika telah sampai pada klaster ketiga  yaitu Pengoperasian Mesin Perkakas Konvensional dan CNC





Pelaksanaan Persiapan Uji LSP Materi Programing CNC Machine

Maret 24, 2021
Pelaksanaan Persiapan Uji LSP Materi Programing CNC Machine

 Siswa kelas XII Teknik Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil pada akhir bulan Maret 2021 melaksanakan tryout pelaksanaan Uji LSP. Pelaksanaan Tryout uji LSP ini dilaksanakan secara bergilir dan terjadwal. Disamping karena masih masa pandemi, juga agar pelaksaan tryout dapat lebih fokus dan terarah. Untuk setiap satu sesi pertemuan hanya di hadiri oleh 7 siswa dengan 2 guru pembimbing. Dengan adanya dua guru pembimbing ini harapanya akan maksimal, dan tentunya siswa akan lebih menguasi materi uji LSP.



Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil Jalin Kerjasama Sertifikasi dengan PT Festo

Desember 13, 2020
Mekatronika SMK Negeri 1 Bangil Jalin Kerjasama Sertifikasi dengan PT Festo

     


Dalam rangka meningatkan kerjasama antara SMK dengan dunia usaha dan dunia industri, SMK Negeri 1 Bangil menggandeng PT Festo Indonesia dalam kegiatan sertifikasi kompetensi. PT Festo adalah perusahan penghasil komponen pneumatik terbesar di dunia yang berpusat di Jerman. Hampir semua Industri manufaktur di Indonesia bahkan di dunia menggunakan sistem penumatik, dan salah satu produsen sistem pneumatik adalah PT Festo. Sehingga tidak perlu diragukan lagi bahwa PT Festo adalah perusahaan kelas dunia yang tentunya memiliki nilai lebih apabila dapat bekerja sama denganya. 

    Sebuah kebanggan tersendiri bagi SMK Negeri 1 Bangil dapat bekerja sama dengan PT Festo. Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan dan program sertifikasi keahlian bagi siswa-siswi di kompetensi keahlian Teknik Mekatronika. Sertifikasi Keahlian ini amat sangat dibutuhkan bagi siswa-siswi yang nantinya akan digunakan dalam melamar pekerjaan. Tentunya dalam mendapatkan sertifikat keahlian ini tidak serta merta tanpa usaha. Siswa-Siswa Mekatronika harus menguasi betul kompetensi elektropneumatik baik itu secara teori maupun praktik. SMK Negeri 1 Bangil pada tahun 2020 ini juga kembali mengadakan uji kompetensi elektropneumatik yang langsung dilaksanakan oleh PT Festo Indonesia, seingga penguji langsung dari PT Festo. 


Teknik Mekatronika dan Teknik Elektronika Industri Nesaba Cipatakan Solar Home System Off Grid 100 W

Desember 04, 2020
Teknik Mekatronika dan Teknik Elektronika Industri Nesaba Cipatakan Solar Home System Off Grid 100 W

 SMK Negeri 1 Bangil bekerja sama dengan PT Alfan Mechatronics Innovation menghasilkan produk Solar Home System Off Grid 100 W. Produksi ini teruwujud dalam program SMK Center Of Excellence SMK Negeri 1 Bangil.  Dimana program PKL Siswa adalah salah satu program dalam SMK CoE. PKL SMK Coe SMK Negeri 1 Bangil di laksanakan oleh siswa-siswi dari Kompetensi Keahlian Teknik Mekatronika dan Teknik Elektronika Industri, dengan sebelumnya telah dilaksanakan program Magang yang dilaksanakan oleh Guru kompetensi keahlian Teknik Mekatronika dan Teknik Elektronika Industri.

PT Alfan Mechatronics Innovation adalah perusahaan mitra dari SMK Negeri 1 Bangil yang bergerak pada bidang electrical mecanical yang berlokasi di Kabupaten Malang. Salah satu produk dari Perusahaan ini adalah Solar Sell, sehingga sangat cocok digunakan oleh siswa-siswi SMK Negeri 1 Bangil dijadikan sebagai tempat menimba ilmu secara langsung. Siswa-siswa TM dan TEI melaksanakan PKL selama kurang lebih 6 bulan, namun dalam jangka waktu 2 minggu pertama dituntut untuk menghasilkan satu buah produk. Berdasarkan hasil diskusi antara guru pembimbing, siswa-siswa PKL, dan pendamping dari PT AMI maka produk yang akan dihasilkan adalah sistem solar home dengan kapasitas 100 watt.

Solar home system off grid  adalah sistem pembangit tenaga listriuk tanpa ada bantuan dari PLN. sehingga sangat cock untuk digunakan di daerah yang belum terjangkau oleh jaringan PLN. Spesifikasi Solar home System 

Spesifikasi Solar Home System 100 W off grid

-  battery 12v/7Ah x 3unit

-  inverter 12vDC to 220vAC 500w x1unit

-  controller 10Ah x 1unit  -  terminal AC isi 2 x 1unit

-  solarcell 100Wp polycristal 12vDC x 1unit

-  powerbox  ip67 x 1set

-  kabel set x 1 paket


MODUL IOT (INTERNET OF THINGS) UNTUK SMART HOME APPLIANCE

November 12, 2020
MODUL IOT (INTERNET OF THINGS) UNTUK SMART HOME APPLIANCE




MODUL IOT (Internet Of Things) untuk SMART HOME APPLIANCE

IOT (Internet of Things) adalah suatu konsep untuk menghubungkan perangkat satu dengan yang lainnya dengan bantuan internet. Nah kali ini saya akan mencoba sharing salah satu project IoT sederhana. Project kali ini yaitu membuat Modul (Prototype)  IOT untuk Smart Home Appliance (Perangkat Rumah Pintar). Nantinya modul iot ini akan dapat memonitoring dan mengkontrol berbagai macam alat/sensor seperti berikut:

1. Kontrol Relay - Dapat dimanfaatkan untuk menyalakan lampu, doorlock, motor DC, dan lain sebagainya.

2. Kontrol Servo - Dapat dimanfaatkan untuk menggerakan alat tertentu.

3. Monitoring Suhu dan Kelembaban

4. Monitoring pergerakan

 

Modul IoT kali ini terdiri dari berbagai macam part seperti berikut:

1. Wemos D1 - Merupakan module development board yang berbasis WiFi dari keluarga ESP8266 yang dimana dapat diprogram menggunakan software IDE Arduino seperti halnya dengan NodeMCU.

2. Modul Relay - Digunakan sebagai kontaktor untuk menyalakan lampu AC dan Solenoid Doorlock 12V.

3. Servo SG90

4. Sensor PIR - Untuk mendeteksi adanya pergerakan.

5. Sensor DHT11 - Untuk mendeteksi Temperature dan Kelembaban.

6. Solenoid Doorlock 12V - Digunakan untuk pengunci pintu atau jendela atau yang lain semacamnya.

7. Project Board

Setelah itu rangkai wemos beserta komponen lainnya seperti skematik dibawah ini



1. Rangkaian Sensor PIR

2. Rangkaian Servo SG90

3. Rangkaian DHT11

4. Rangkaian Solenoid Doorlock

5. Rangkaian Lampu AC

Setelah semua komponen terangkai dengan benar, sekarang kita masuk ke software arduino untuk memprogram WEMOS nya. Jika baru pertama kali menggunakan WEMOS, silahkan install/setting WEMOS pada arduino terlebih dahulu. 

 


Setelah WEMOS terinstall, masukkan library DHT_SensorAdafruit_Sensor, dan BLYNK program dibawah ini:

#define BLYNK_PRINT Serial

#include <ESP8266WiFi.h>
#include <BlynkSimpleEsp8266_SSL.h>
#include <DHT.h>
#include <Servo.h>

#define DHTPIN D2
#define DHTTYPE DHT11

char auth[] = "..................."; //Auth dari BLYNK di email anda
char ssid[] = "...................."; //Nama wifi
char pass[] = "..................."; //Password wifi

#define pirPin D5
int pirValue;
int pinValue;

DHT dht(DHTPIN, DHTTYPE);
BlynkTimer timer;
Servo servo;

BLYNK_WRITE(V0)
{
pinValue = param.asInt();
}

BLYNK_WRITE(V3)
{
servo.write(param.asInt());
}


void sendSensor()
{
float h = dht.readHumidity();
float t = dht.readTemperature();
if (isnan(h) || isnan(t)) {
Serial.println("Failed to read from DHT sensor!");
return;
}
Blynk.virtualWrite(V5, h);
Blynk.virtualWrite(V6, t);
}

void setup()
{
Serial.begin(9600);
//delay(10);

Blynk.begin(auth, ssid, pass);

pinMode(pirPin, INPUT);

dht.begin();

timer.setInterval(100L, sendSensor);

servo.attach(D10);
}

void loop()
{
Blynk.run();
Timer.run();
getPirValue();
}

void getPirValue(void)
{
pirValue = digitalRead(pirPin);
if (pinValue == HIGH)
{if (pirValue==HIGH)
{
Serial.println("Motion detected");
Blynk.notify("Motion detected");
Blynk.virtualWrite(V1, 1);
}
if (pirValue==LOW)
{
Serial.println("Motion undetected");
Blynk.virtualWrite(V1, 0);
}}
else{
if (pirValue==HIGH)
{
Serial.println("Motion detected");
Blynk.virtualWrite(V1, 1);
}
if (pirValue==LOW)
{
Serial.println("Motion undetected");
Blynk.virtualWrite(V1, 0);
}
}
}

Oke setelah sukses upload program, langkah selanjutnya yaitu install aplikasi BLYNK di Smartphone. BLYNK dapat di download gratis di google play.
Setelah aplikasi terinstal buka BLYNK untuk membuat aplikasi seperti berikut:

Setelah semua telah disetting maka aplikasi BLYNK telah siap untuk digunakan. Jangan lupa, aplikasi harus terhubung dengan internet.


Selanjutnya beri power pada rangkaian Modul Wemos yang telah terprogram tadi (Bisa menggunakan power laptop atau dari adaptor masuk langsung ke WEMOS nya). Kemudian jalankan aplikasi BLYNK yang sudah disetting tadi. Klik tombol Play di sebelah kanan atas pada aplikasi BLYNK.

Ketika Aplikasi BLYNK sudah terkoneksi dengan perangkat, maka

  • Ketika Button Lampu ditekan -> Relay aktif dan lampu akan menyala
  • Ketika Button Doorlock ditekan -> Relay aktif dan doorlock akan aktif
  • Button PIR akan aktif / ON ketika PIR mendeteksi pergerakan
  • Ketika Button Alert PIR diaktifkan / ditekan -> Akan ada notifikasi saat PIR mendeteksi pergerakan
  • Ketika slider digeser -> Servo akan berputar sesuai nilai slider tersebut
  • LCD akan menampilkan hasil dari pembacaan Sensor DHT11 yaitu Humidity dan Temperature

.


 .


Roda Gigi: Rasio, Torsi dan Kecepatan

Oktober 26, 2020
Roda Gigi: Rasio, Torsi dan Kecepatan

 Gear Ratio atau rasio roda gigi (atau perbandingan roda gigi) adalah jumlah rasio output dan input roda gigi pada porosnya. Gigi pemindah daya (dalam bahasa Inggris: transmission gear atau dalam bahasa Belanda: versnelling) terdiri dari gigi yang disusun secara seri. Mereka digunakan untuk menambah atau mengurangi kecepatan atau torsi pada poros output. Pada artikel ini kita akan membahas cara menghitung rasio roda gigi, kecepatan dan torsi untuk berbagai gigi pemindah daya.


Hukum Roda Gigi

Hukum roda gigi menyatakan bahwa angular velocity rasio (rasio kecepatan sudut) antara gigi yang berkaitan selalu konstan.

Gambar 1. Rotasi Gigi

Gambar 1. Rotasi Gigi

Hukum Roga Gigi

ω1ω2=n1n2=d2d1=T2T1
  • ω = Kecepatan Sudut/Angular Velocity dalam radian/detik
  • n = Kecepatan Gigi dalam RPM
  • d = Diameter roda gigi dan pinion
  • T = Jumlah Gigi

Rasio Roda Gigi

Roda gigi input (masukan) di mana torsi diterapkan di sebut juga sebagai roda gigi penggerak (driver). Sedangkan roda gigi ouput (keluaran) di sebut sebagai roda gigi yang digerakan (driven). Dan roda gigi yang digunakan antara roda gigi penggerak dengan roda gigi yang digerakan di sebut sebagai roda gigi perantara (idler). Selanjutnya dalam artikel ini akan menggunakan istilah driver gear untuk menyebut roda gigi penggerak, driven gear untuk roda gigi yang digerakan, dan idler gear untuk roda gigi perantara.

Rasio roda gigi (selanjutnya akan disebut Gear Ratio) adalah rasio jumlah gigi driven gear dan driver gear.

Rumus Gear Ratio

GearRatio=ω1ω2=n1n2=d2d1=T2T1

Rasio Roda Gigi dan Kecepatan Roda Gigi

Pemindahan daya melalui roda gigi mempengaruhi kecepatan rotasi poros ouput.

Rumus Gear Ratio dan Kecepatan

GearRatio=ω1ω2=n1n2=KecepatanGigiInputKecepatanGigiOutput

Jika jumlah roda gigi pada poros output lebih besar dari roda gigi pada poros input. Poros output akan memiliki kecepatan rendah. Susunan ini juga dikenal sebagai susunan roda gigi reduksi .

Sedangkan jika jumlah roda gigi pada poros output kurang dari roda gigi pada poros input. Kecepatan poros output akan lebih tinggi dari pada roda gigi poros input.

Karena itu:

Rumus Gear Ratio dan Kecepatan

KecepatanRodaGigiOutput=GearRatioKecepatanRodaGigiInput

Rasio Roda Gigi dan Torsi Roda Gigi

Lihat lagi Hukum Roda Gigi. Gear Ratio juga sama dengan rasio dari torsi ouput terhadap torsi input. Oleh karena itu torsi ouput dihitung dengan mengalikan torsi input dengan gear ratio.

Rumus Gear Ratio dan Torsi

GearRatio=d2d1=TorsiOutputTorsiInput

atau:

Rumus Gear Ratio dan Torsi

TorsiOuput=GearRatio×TorsiInput

Tipe Roda Gigi dan Perhitungannya

Roda gigi pemindah daya terdiri dari sejumlah roda gigi untuk mentransfer daya dari satu poros ke poros lainnya. Sebagai contoh, daya dari mesin ditransfer ke roda melalui gear box (Transmission Gear).

Roda gigi pemindah daya dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis:

  • Roda Gigi Sederhana
  • Roda Gigi Majemuk (Compound Gear)
  • Roda Gigi Pembalik (Reverted Gear)
  • Roda Gigi Planet (Planetary Gear)

1) Perhitungan Roda Gigi Sederhana

- Dua Roda Gigi

Perkaitan dua roda gigi sederhana. Perhatikan gambar yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Di mana Gigi-1 adalah driver gear dan gigi-2 adalah driven gear. Saat driver gear diputar searah jarum jam maka driven gear akan berputar berlawanan arah jarum jam.

Gambar 2. Dua Roda Gigi

Gambar 2. Dua Roda Gigi

Contoh:

  • Jumlah Gigi Driver Gear (T1) = 40
  • Jumlah Gigi Driven Gear (T2) = 20
  • Kecepatan Driver Gear ​​(n1) = 100 rpm
  • Kecepatan Driven Gear (n2) ​​= ... rpm
  • Torsi Driver Gear = 10 N-m
  • Torsi Driven Gear = ... N-m
PERHITUNGAN GEAR RATIO

Rumus Gear Ratio

GearRatio=T2T1=JumlahGigiDrivenGearJumlahGigiDriverGear

maka:

Hasil Perhitungan Gear Ratio

GearRatio=T2T1=2040=0,5
PERHITUNGAN KECEPATAN RODA GIGI

Rumus Kecepatan Roda Gigi

GearRatio=n1n2=KecepatanDriverGearKecepatanDrivenGear

maka:

Hasil Perhitungan Kecepatan Roda Gigi

n2=n1GearRatio=1000,5=200rpm
PERHITUNGAN TORSI RODA GIGI

Rumus Torsi Roda Gigi

GearRatio=d2d1=TorsiOutputTorsiInput

maka:

Hasil Perhitungan Torsi Roda Gigi

TorsiOuput=GearRatio×TorsiInput=0,5×10=5Nm

- Multi Roda Gigi

Multi Roda Gigi terdiri lebih dari dua roda gigi untuk memindahkan daya dari satu poros ke poros lainnya. gear ratio yang dihasilkan dapat dihitung dengan mengalikan gear ratio individu.

Gambar 3. Multi Roda Gigi

Gambar 3. Multi Roda Gigi

Contoh:

  • Jumlah Gigi T1 = 40
  • Jumlah Gigi T2 = 20
  • Jumlah Gigi T3 = 10

Langkah 1:

Gear Ratio T1 dan T2

GearRatio(1)=T2T1=2040=0,5

Langkah 2:

Gear Ratio T2 dan T3

GearRatio(2)=T3T2=1020=0,5

Langkah-3:

Hasil Akhir Gear Ratio

GearRatio(Akhir)=0,5×0,5=0,25

2) Perhitungan Roda Gigi Majemuk (Compound Gear)

Roda Gigi Majemuk atau Compound Gear artinya terdiri lebih dari saru roda gigi pada poros tunggal. Karena roda gigi di pasang pada poros yang sama maka akan berputar dengan kecepatan yang sama pula.

Gambar 4. Roda Gigi Majemuk

Gambar 4. Roda Gigi Majemuk

Contoh:

  • Jumlah Gigi T1 = 40
  • Jumlah Gigi T2 = 30
  • Jumlah Gigi T3 = 20
  • Jumlah Gigi T4 = 10

Dalam contoh ini roda gigi 2 dan roda gigi 3 berada pada poros yang sama.

Langkah 1:

Gear Ratio T1 dan T2

GearRatio(1)=T2T1=3040=0,75

Langkah 2:

Gear Ratio T3 dan T4

GearRatio(2)=T4T3=1020=0,5

Langkah 3:

Hasil Akhir Gear Ratio

GearRatio(Akhir)=0.75×0.5=0,375

3) Roda Gigi Pembalik (Reverted Gear)

Roda Gigi Pembalik atau Reverted Gear adalah tipe roda gigi majemuk dimana poros input dan output berada pada poros yang sama. Dalam contoh ini, gigi-1 dan gigi-3 berada pada sumbu poros yang sama. Sedangkan poros driver gear dan poros driver gear terpisah namun dalam garis poros yang sama. Sedikit berbeda dengan roda gigi majemuk hanya dalam penempatan poros driver gear dan driver driven gear.

Gambar 5. Roda Gigi Pembalik

Gambar 5. Roda Gigi Pembalik

Reverted gear digunakan untuk mencapai rasio gigi tinggi dalam ruang terbatas, sehingga membuat kontruksinya tampak lebih kecil namun tetap kompak. Perhitungan gear ratio roda gigi pembalik sama saja dengan perhitungan gear ratio roda gigi majemuk.


Kesimpulan

Rasio roda gigi atau Gear Ratio (GR) digunakan untuk menghitung kecepatan dan torsi roda gigi yang dihasilkan. Nilai rasio roda gigi tergantung pada jumlah gigi driver gear, idler gear dan driven gear. Apakah pada artikel ini ada yang terlewat untuk dibahas? Ya... Betul... Planetary Gear akan dibahas terpisah ya...